Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label history. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juli 2011

CRUST PUNK

Crust punk (often simply crust) is a form of music influenced by anarcho-punk, hardcore punk and extreme metal. The style, which evolved in the mid-1980s in England, often has songs with dark and pessimistic lyrics that linger on political and social ills. The term "crust" was coined by Hellbastard on their 1986 Ripper Crust demo.
Crust is partly defined by its "bassy" and "dirty" sound. It is often played at a fast tempo with occasional slow sections. Vocals are usually guttural and may be growled or screamed. Crust punk takes cues from the anarcho-punk of Crass and Discharge[3] and the extreme metal of bands like Venom and Celtic Frost.[3][5] Crust punk has always remained a deeply underground form of music, although fans of the style are found worldwide. While the term was first associated with Hellbastard, Amebix and Antisect have been described as the originators of the style.

Sabtu, 05 Juni 2010

STRAIGHT EDGE AND VEGAN

Veganisme adalah sebuah filosofi dan gaya hidup yang peduli dan mempraktekan kehidupan tanpa segala bentuk eksploitasi hewan, baik itu penolakan untuk mengkonsumsi hewan untuk makanan, pakaian, serta penolakan uji coba pada hewan. Orang-orang yang mempraktekkan gaya hidup Veganisme disebut dengan Vegan.

Straight Edge adalah sebuah gaya hidup, filosofi dan pergerakan anak muda yang menganut anti penggunaan narkoba, penggunaan minuman beralkohol, merokok dan hubungan sex bebas (casual sex), walaupun pergerakan garis keras yang lebih dalam mereka menghidari penggunaan obat secara menyeluruh (termasuk penggunaan secara medis) dan mereka mempercayai bahwa sex tidak untuk berganti-ganti pasangan.

GRINDCORE

Grindcore, sering di singkat menjadi grind, adalah gabungan dari beberapa musik ekstrim: inspirasinya dimulai dari beberapa genre musik populer yang sangat cepat (seperti mengasah) industrial, extreme metal dan hardcore punk. Walaupun gaya musiknya yang amat sangat tidak disukai, pengaruh grindcore menyebar ke pelosok dunia musik, terutama power violence, avant-garde jazz, musik industrial yang sangat komersil dan genre-genre nu metal.

Grindcore di golongkan dengan distorsi berat, gitar dengan stem yang rendah, tempo yang ekstrim, sering diiringi degan beat-beat yang meledak, lagu sering berakhir tidak lebih dari dua menit (beberapa sering juga amat panjang) vokal penuh dengan geraman dan teriakan nada tinggi, hampir mirip dengan crust punk. Lirik selalu bertemakan dari sosial dan politik (Napalm Death), kematian dan darah (Carcass) dan humor (Anal Cunt).

Akar sejarah dan pengaruhnya

1980s

Genre musik ini berkembang selama pertengahan tahun 80-an di Inggris oleh Napalm Death, selanjutnya di ikuti oleh teman sejawatnya dari Inggris Carcass, Terrorizer dari Amerika dan Agathocles dari Belgia. Nama "grindcore" diperkirakan di ucapkan oleh mantan drummer Napalm Death, Mick Harris. Ketika di tanya tentang istilahnya, dia mengatakan sebagai berikut: